Slider

Recent Videos

Travel

Islami

Recomended

» » » » Fitnah Dajjal

Ini adalah zaman fitnah, musibah dan bencana dimana-mana. Apakah musibah itu? Apakah gempa bumi dan kebakaran? Apakah rasa sakit, peperangan dan kelaparan? Musibah adalah ketika hancur agamamu, musnah akhiratmu. Berapa banyak dari kita yang pagi beriman, sore menjadi kafir.

Dan fitnah yang terbesar adalah fitnah dajjal, celakanya bagi kita, bahwa kita dan anak cucu kita hidup dimasa dimana dajjal akan segera keluar.

Pernahkah kita membayangkan,  betapa besarnya fitnah dajjal, siapapun yang menemuinya pasti akan tertipu olehnya, menjadi pengikutnya, murtad untuk selama-lamanya, dan ketika mati kekal dalam neraka jahanam. Kecuali 3 orang saja yang mampu menghadapinya. Almahdi, Isa alaihisalam dan seorang pemuda.

Tidak perlu menghadapi dajjal, menghadapi balatentaranya saja banyak diantara kita yang murtad tanpa sadar. Bayangkan, betapa luar biasanya dajjal yang sesungguhnya.

Salah satu balatentara dan senjata dajjal adalah media.

(*)Para ingkar sunnah dan sebagian penganut mazhab konspirasi mengatakan bahwa islam tidak menganut paham mesiahisme. Mereka mengatakan almahdi tidak akan pernah muncul, dan dajjal hanyalah metafora.

Pemahaman ini berangkat dari penolakan mereka terhadap hadist (ingkar sunnah) yang mengabarkan kemunculan imam mahdi. Salah satu tokohnya adalah irena handono (CMIIW).

TELEVISI

Berbicara mengenai media, satu yang cukup populer adalah televisi. Dan menarik, orang-orang yang menganggap bahwa dajjal hanyalah metafora mengatakan bahwa yang dimaksud dgn dajjal adalah televisi.

Jika dikatakan bahwa televisi adalah dajjal, tentu ini terlalu dipaksakan. Namun jika dikatakan bahwa televisi adalah alat propaganda dajjal, senjata dan balatentara dajjal. Maka pendapat ini bisa diterima.


Lewat televisi mereka memengaruhi akal dan pola pikir masyarakat dunia melalui industri musik dan film.

MUSIK

Berapa banyak dari kita yang menghabiskan hampir seluruh waktunya di depan televisi. Pagi hari, kita sarapan dengan memakan bangkai orang lain, acara gosip dan ghibah.

Dilanjutkan dengan lawakan-lawakan yang menjadikan agama sbg bahan olok-olokan, istihza biddin, murtad tanpa sadar.

Dan sepanjang waktu, mulai dari bangun tidur hingga kita naik keperaduan, kita disuguhi acara musik lagu dan nyanyian. Semua ulama mazhab yang 4 sepakat akan keharaman musik. Maksiat saudaraku, musik dan lagu-lagu adalah maksiat. Mendengarkan musik, menyenandungkannya, engkau telah bermaksiat kepada Allah.

Maksiat, jika anda mendengarkan musik dan nyanyian yang pure tanpa pesan-pesan tersembunyi, seperti yang biasa dibuat oleh orang-orang bodoh diantara kita, yang bertujuan hanya sekedar mencari keuntungan. Minimal maksiat yang anda dapatkan.

Lalu bagaimana jika lagu-lagu dan nyanyian yang anda tonton di televisi, yang anda putar, yang anda dengarkan dan anda senandungkan berisi pesan-pesan kekufuran, puji-pujian terhadap syetan, baik yang terang-terangan maupun yang tersembunyi.

Sebagai contoh, pernahkah mendengar kalimat seperti ini di dalam sebuah lagu cinta? "Hidup dan mati untukmu", banyak sekali kita dapati kalimat-kalimat seperti itu atau yang serupa, dan ini dianggap lumrah, padahal ini adalah kekufuran, karena seharusnya hidup dan mati kita hanya untuk Allah.

"Qul innash sholati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi robbil alamin"

Katakanlah:
"Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah Rabb semesta alam."
(QS 6 Al An'am ayat 162)

Berapa banyak diantara kita, yang pernah menyenandungkan nyanyian ini sambil berurai air mata? Subhanallah.

Atau anda yang lebih tua, pernahkah menyanyikan lagu imagine dari dari john lennon/the beatles?

"Imagine there's no countries
It isn't hard to do
Nothing to kill or die for
And NO RELIGION, too
Imagine all the people
Living life in peace... You..."

No religion adalah pesan yang substantif dari dajjal.

Beristigfarlah. Perbarui taubat kita.

Dan yang tersembunyi adalah jauh lebih buruk lagi, puji-pujian terhadap syetan, dajjal, kebebasan seks, okultism dan pluralism.

Berapa banyak ahli keluarga kita, adik kakak, anak dan cucu kita yang tenggelam dalam musibah ini. Maksiat ini. Kekufuran ini.

"Dajjal" dalam representasi yang lain benar-benar telah masuk kerumah-rumah kita. Memurtadkan sebagian besar dari kita lewat tayang-tayangan propaganda, musik, film, bahkan film kartun sekalipun.

Dibawah ini adalah contoh puji-pujian tersembunyi terhadap syetan lewat nyanyian-nyanyian. Disembunyikan lewat metode backmasking.

Metode Backmasking

Backmasking adalah teknik dalam proses perekaman di mana suara dan pesan yang terdapat di dalam sebuah rekaman akan disembunyikan/disamarkan dengan cara diputar secara terbalik. Untuk bisa membaca pesan ini anda harus membackward atau merewind sebuah lagu dalam kecepatan tertentu.


Backmasking bukan hanya dipakai dalam lagu tapi juga dalam pidato-pidato kenegaraan dan lain sebagainya, metode yang biasa dipakai para illuminati.


Anda bisa pelajari sendiri di youtube dgn mengetik "ILLUMINATI BACKMASKING"

Pada akhirnya, semua kembali kepada tujuan utama dajjal, yaitu memurtadkan sebanyak mungkin manusia, anak cucu adam, untuk kelak menemaninya dineraka.

Maka saran saya, pergunakan televisi anda dgn bijak, masih ada tontonan yang baik inshaallah. Jauhi musik, musik adalah kebiasaan mujrimun.

Ini jaman fitnah, yang terbaik dari kita adalah yang berhijrah dan berjihad.

Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
“Sebaik-baik manusia ketika berhadapan dengan fitnah adalah orang yang memegang tali kekang kudanya menghadapi musuh-musuh Allah. Ia menakuti-nakuti mereka, dan merekapun menakut-nakutinya. Atau seseorang yang mengasingkan diri ke lereng-lereng gunung, demi menunaikan apa yang menjadi hak Allah” (HR. Al Hakim 4/446)

Bahkan andai satu-satu jalan supaya selamat dari fitnah adalah dengan mengasingkan diri ke lembah-lembah dan puncak-puncak gunung, maka itu lebih baik daripada agama kita hancur.

Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
“Hampir-hampir harta seseorang yang paling baik adalah kambing yang ia pelihara di puncak gunung dan lembah, karena ia lari mengasingkan diri demi menyelamatkan agamanya dari fitnah” (HR. Al Bukhari 3300)

Wallahu taala alam.

Sumber : Telegram Channel ENSIKLOPEDIA AKHIR ZAMAN.

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply

Silahkan tinggalkan komentar yang berhubungan dengan konten, komentar anonim, live link di dalam komentar, dan komentar yang mengandung link ke situs yang mengandung konten dewasa akan dihapus !!!